fbpx

6 Spesies Kura-Kura Darat Terbesar di Dunia

By anton 5 Min Read
Image: gogalapagos.com

Berbicara tentang binatang reptil yang dinamis dan mempesona, pikiran kita pasti akan melayang pada satwa ikonik bernama kura-kura.

Kura-kura diatur dalam Ordo Chelonia, yang mencakup sekitar 200 spesies berbeda yang tersebar di seluruh dunia.

Dari 200 spesies tersebut hingga hari tercatat ada beberapa yang mencatatkan rekor sebagai Kura-kura darat terbesar di dunia

Apa Saja?

6 Spesies Kura-kura Darat Terbesar di Dunia yang Masih Hidup Sampai Sekarang

Berdasrkan laporan dari oldest.org, Berikut adalah enam spesies kura-kura darat terbesar di dunia yang masih hidup sampai saat ini.

Masing-masing memiliki keunikan dan karakteristik yang membuat mereka tersendiri dalam ordo Chelonia.

1. Galapagos

Kura-kura Galapagos, yang bernama ilmiah Chelonoidis nigra ini berasal dari Kepulauan Galapagos, yang merupakan bagian dari Republik Ekuador.

Kura-kura raksasa ini memiliki berat rata-rata sekitar 250 kilogram dan dapat hidup lebih dari 100 tahun dalam kondisi alamiah.

Tidak seperti sebagian besar kura-kura lainnya, kura-kura Galapagos memiliki leher yang panjang yang mereka gunakan untuk meraih daun-daunan dan buah-buahan di pohon.

Mereka juga dikenal karena lamban dan metode hidup yang tenang.

Meskipun populasi mereka telah berkurang secara signifikan karena perburuan dan invasi spesies non-asli, upaya konservasi telah berhasil meningkatkan populasi ini.

2. Aldabra

Aldabra adalah spesies kura-kura darat terbesar di dunia yang menempati peringkat dua, menurut Guinness World Records.

Dengan berat maksimal 250 kilogram dan panjang cangkang hingga 1,2 meter, menjadikannya sebagai spesies raksasa yang indah.

Mereka berasal dari Atol Aldabra di Seychelles.

Kura-kura Aldabra membuat diri mereka tetap sejuk dengan berendam dalam genangan air atau lumpur dan mereka memakan segala jenis vegetasi yang ditemukan di lingkungan mereka, mulai dari rumput hingga daun, bunga, dan buah-buahan.

Dalam kondisi alami, kura-kura Aldabra bisa hidup hingga 150 tahun.

3. Sulcata

Kura-Kura Sulcata atau juga dikenal sebagai Kura-Kura Gobi dapat tumbuh hingga 83 cm panjang dan beratnya hampir 105 kg.

Dikenal dengan pola cangkang yang berbentuk seperti bongkahan dan memiliki warna yang bervariasi dari kuning sampai coklat gelap, dan bahkan hitam.

Mereka juga dikenal karena gaya hidup mereka yang semi-gurun di mana mereka menghabiskan sebagian besar hidupnya bersembunyi dari panas di lubang yang mereka gali sendiri.

4. Pardalis

Kura-Kura Leopard atau Pardalis memiliki cangkang yang menyerupai corak leopard, dimana namanya berasal.

Memiliki panjang hingga 70 cm dan dapat mencapai berat sekitar 40 kg serta ditemukan di Afrika Timur dan Selatan

Pardalis dikenal menyukai habitat dengan kondisi iklim yang bervariasi dan suka merusak tanaman budidaya.

Kura-Kura Leopard adalah spesies omnivora dan memakan sejumlah besar vegetasi, serta buah-buahan dan serangga.

5. Baning Cokelat

Kura-Kura Baning Cokelat, atau yang dikenal juga sebagai Kura-Kura Asian Brown Tortoise, adalah salah satu spesies kura-kura terbesar di Asia.

Dengan ukuran cangkang mencapai 60 cm dan berat hingga 41 kg, mereka memiliki peringkat tertinggi dalam hal ukuran di benua ini.

Kura-Kura Baning Cokelat sangat fleksibel dalam hal diet.

Mereka memakan berbagai buah-buahan, sayuran, daun, dan bahkan kadang-kadang daging.

Populasinya telah menurun drastis dalam beberapa tahun terakhir karena hilangnya habitat dan perdagangan hewan peliharaan.

6. Kaki Kuning

Kura-Kura Kaki Kuning, atau juga dikenal sebagai Kura-Kura Amazon, adalah spesies kura-kura darat terbesar di dunia dari Amerika Selatan.

Mereka memiliki cangkang yang berwarna kemerahan dengan pinggiran kaki yang berwarna kuning cerah, yang menjadi ciri khas mereka.

Spesies yang bisa tumbuh hingga panjang 94 cm dan berat hingga 37,5 kg ini terancam punah karena hilangnya habitat dan perburuan.

Kura-Kura Kaki Kuning adalah omnivora dan memakan berbagai macam makanan, termasuk buah, daun, bunga, rumput, jamur, serangga, dan bangkai binatang kecil.

Kesimpulan

Meskipun keberadaan spesies kura-kura darat terbesar di dunia ini menghadapi tantangan serius dari perburuan, perdagangan ilegal, dan perubahan iklim, masih ada harapan.

Dengan upaya konservasi yang tepat, kita dapat membantu memastikan bahwa kura-kura darat ini, yang merupakan bagian penting dari ekosistem mereka, terus hidup untuk generasi mendatang.

Share This Article
Leave a comment